Tampilkan postingan dengan label aneka snack. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aneka snack. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 September 2012

Aneka Jajan Pasar dan Kue Tampah - update harga







1 Tampah Jajan Pasar untuk 20 orang (maksimal 6 jenis) dengan pilihan antara lain:  Sawut Gula Merah, Sawut Gula Putih, Lupis Ketan Hitam, Lupis Ketan Putih, Getuk Hitam, Getuk Gula Merah, Cenil, Klepon, Ciwel, Ketimus.

Harga Rp. 150.000,- /tampah (belum termasuk ongkos kirim)
















1 Tampah Kue Tampah isi 60 pcs ukuran sedang (maksimal 6 jenis) dengan pilihan kue antara lain:
Kue Lumpur, Lemper Ayam, Sosis Solo, Dadar Gulung, Soes Ragout, Soes Vla, Pastel isi Ayam, Lapis Beras, Lapis Sagu, Lapis Singkong, Talam Ubi, Talam Pandan, Talam Ebi, Kue Mangkok Mekar, Kue Ku, Kue Bugis, Getuk Lindri


harga Rp. 200.000,- /tampah 
(belum termasuk ongkos kirim)

1













Penyajian jajan pasar juga bisa dibuat Tumpeng Sawut seperti di atas.

Ditunggu pesanannya ya... :)

Jumat, 09 Maret 2012

Roti Pizza-nya Ndaru

Ndaru (4 tahun) mulai suka kegiatan masak dan bikin kue bersamaku. Mungkin dia pikir seru ya, bisa buat hasil masakan sendiri dan dimakan sendiri. Jadi, suatu pagi aku mengajaknya bikin Pizza, tepatnya Roti Pizza, karena adonan dasar menggunakan resep Soft Breadnya NCC:

Soft Bread/Roti Empuk
Bahan :
500 gr  tepung terigu protein tinggi
100 gr  gula
100 gr  mentega
11 gr    ragi instant
½ sdt    bread improver
4 btr     kuning telor
300 ml  air es
½ sdt    garam
Cara membuat:
  • Campur semua bahan kering, kecuali garam, aduk rata
  • Masukkan air 200ml dan telur, aduk dan uleni sampai rata.
  • Masukkan mentega dan garam, uleni lagi sampai kalis elastis.
  • Adonan siap dibentuk-bentuk.
  • Diamkan adonan hingga mengembang 2 kali, lalu oven hingga matang.
Catatan: sisa air 100ml buat jaga-jaga aja kalau adonan kurang lembek tambahkan sedikit demi sedikit.

a little it's not enough

just try a little making pizza

Untuk topingnya aku pakai saus spagheti siap pakai, sosis, daging asap. bawang bombay dan keju parmesan. Setelah adonan roti diproofing hingga mengembang, adonan kugilas di atas loyang bundar datar, sisanya kucetak lingkaran. Ndaru dan teman - temannya yang meletakkan toppingnya. Seru banget.Tidak jarang Ndaru menjilat tangannya sendiri , tidak tahan untuk mencicipi.

place one by oneboy with pizza

Bahkan ketika Pizza matang dipanggang mau kufoto dulu, anak - anak tidak sabar untuk memakannya. Dalam sekejap Roti ini langsung habis. Dan mereka tidak sabar untuk sesi masak berikutnya. 

pizza 2pizza 1

shadiq pizzandaru pizzaNau pizza

Minggu, 09 Oktober 2011

Kue Lapis Kopi

Kue Lapis Kopi

Selama ini kita banyak mengenal kue lapis, mulai lapis beras, lapis sagu sampai lapis legit. Kue Lapis yang satu ini tidak menggunakan tepung beras atau tepung kanji, melainkan tepung terigu. Namun karena komposisi santan yang banyak, penampilan dan teksturnya kue lapis ini mirip dengan lapis beras. 

Kue Lapis Kopi
bahan:
8 butir telur
400 gram gula pasir
300 gram tepung terigu
200 gram susu bubuk
5 sdm kopi instan

2 butir kelapa besar
1,5 liter air 

cara membuat:
  • Buat santan dari 2 butir kelapa ditambah 1, 5 liter air , rebus hingga mendidih, dingin dan sisihkan.
  •  Larutkan kopi instan dengan sedikit air panas 
  • Ayak tepung terigu dan susu bubuk
  • Kocok telur dan gula pasir hingga gula pasir larut
  • Masukkan tepung terigu dan susu bubuk , aduk rata.
  • Masukkan santan, aduk rata.
  • Bagi adonan menjadi dua bagian, salah satunya dicampur dengan larutan kopi instan.
  • Siapkan loyang 26x26 cm , oles dengan minyak dan bagian dasra loyang diberi alas plastik.
  • Panaskan dandang, masukkan silih berganti tiap 2-3 sendok sayur adonan ke dalam loyang,
  • Kukus masing - masing lapisan selama 5 menit, hingga adonan habis. Paling akhir kukus selama 20 menit.
Pengocokan telur dan gula tidak perlu terlalu mengembang/kental. cukup sampai gula pasir larut saja. Air panas yang digunakan untuk melarutkan kopi instan juga tidak perlu terlalu banyak, cukup sampai bubuk kopi tidak bergerindil.

Kue Lapis Kopi

Aroma dan rasa kopi yang kuat membuat kue lapis satu ini berbeda dengan yang lain. Rasa yang legit namun tidak terlalu manis. jika menginginkan rasa yang lebih manis bisa ditambahkan gula pasir 50 - 100 gram. Kue Lapis Kopi ini bisa jadi salah satu alternatif kue potong untuk snack box atau kita santap sendiri di sore hari bersama teh tawar / kopi pahit. Enakk banget!!

Kue Lapis Kopi

 

Kamis, 22 September 2011

Talam Ubi Ungu

Kue Talam merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia. Entah dari mana aslinya kudapan yang satu ini, nampaknya Kue Talam sudah jamak dikonsumsi masyarakat khususnya pecinta snack tradisional. Kue Talam bisa dimodifikasi dengan berbagai bahan dan rasa. Mulai dari talam pandan, talam gula merah, talam ebi, dan talam ubi. Talam Ubi sendiri bisa dibuat dari Ubi Jalar Kuning ataupun Ungu.

Talam Ubi Ungu

Talam Ubi Ungu ini sering kubuat untuk pesanan kue tampah. Peminatnya lumayan banyak, termasuk pula pembuatnya.:D. Dulu browsing untuk mendapatkan resepnya, dicatat di kertas kecil, eeh kok ya sekarang lupa di mana dapat resep ini. Nyuwun sewu nggih yang empunya resep, saya catat balik di sini.

TALAM UBI UNGU
*hasil browsing, entah resep siapa*

Bahan I
500 gram ubi ungu, kukus lalu haluskan
150cc air mendidih
150 gram tepungberas
100 gram tepung sagu
350 cc santan cair
1/2 sdm garam
250 gram gula pasir

Bahan II:
350 cc santan kental
60 gram tepung beras
30 gram tepung kanji
1 sdm garam

Cara membuat:
Bahan I
1. Campur tepung beras dengan air mendidih hingga larut, masukkan Ubi Ungu yang sudah halus.
2. Masukkan tepung sagu , campur rata.
3. Kemudian masukkan santan encer dan gula pasir. Saring adonan.
4. Tuang Adonan ke dalam cucing/cetakan plastik yang sudah diolesi minyak hingga 2/3 tinggi cetakan. Kukus kurang lebih 15 menit.

Bahan II : campur semua bahan, tuangkan ke atas lapisan bahan I, hingga penuh. Kukus lagi 15 menit atau hingga matang.

Hasil jadi : 50 pcs kue talam (ukuran diamater atas cetakan 4,5 cm)

Talam Ubi Ungu

Kue Talam Ubi Ungu ini bertekstur padat. Paduan rasa manis dan asinnya membuatnya menjadi menarik. Kandungan karbohidratnya yang tinggi membuatnya cocok dimakan untuk kudapan pengganti sarapan.  Kandungan vitamin dari Ubi Ungu ini juga tinggi, menjadikan makanan satu ini menjadi salah satu alternatif cemilan sehat. 

Talam Ubi Ungu

Berikut ini link - link yang menulis tentang tingginya kandungan gizi dari Ubi Ungu:


Jadi, tungu apa lagi.. ayo dibuaaaat..... :D




Senin, 04 Juli 2011

Panada isi Tuna

Pas pengen buat cemilan sore di rumah, teringat ada tuna kalengan di dapur. Jadi pengen buat panada. Kebayang menikmatinya sambil santai sore di beranda, ada suara gemericik air dari kolam depan rumah, celoteh anak yang asyik bermain, dan...thok thok thok..tukang siomay yang lewat..*jiahahhaa...nglantur

Menggunakan resep Panada Udang Pedas nya NCC :

Bahan kulit:
500 gr   tepung terigu protein tinggi
11 gr     ragi instan
50 gr     gula pasir
2 btr      telur
225 ml    santan
1 sdt      garam
Minyak goreng secukupnya.

Bahan isi:
250 gr   udang kupas, cincang -----> diganti Daging Tuna Kalengan
5 bh      bawang putih, cincang
½ bh     bawang bombay, cincang
15 bh     cabe rawit merah, gerus kasar
1 bh      tomat, iris dadu
50 gr     daun kemangi
2 lbr      daun pandan, rajang halus
5 sdm   saos tomat.
Sedikit minyak untuk menumis

Cara membuat:
  1. Isi : panaskan minyak, tumis bawang putih, bawang Bombay, cabe rawit dan tomat hingga wangi, masukkan daging tuna, tambahkan daun kemangi dan daung pandan. Aduk rata angkat. Sisihkan.
  2. Kulit: aduk rata tepung terigu, gula pasir, dan ragi instant. Beri telur dan santan, uleni hingga bergumpal-gumpal, tambahkan garam. Uleni terus hingga kalis elastis.
  3. Potong timbang adonan masing-masing 30gr, bulatkan. Diamkan 15 menit.
  4. Pipihkan dan beri 1 sdm bahan isi, lipat dan bentuk seperti pastel. Puntir bagian pinggirnya. Diamkan 30 menit.
  5. Goreng sampai kuning kecoklatan. Angkat.

Lagi keranjiangan edit foto pakai Photoscape , jadi penampakannya agak - agak beda kan? hihihii...
Selamat menikmati panada, dan juga mencoba Photoscape. :D




Rabu, 27 April 2011

Klappertaart Durian



..Alkisah di suatu jaman, para bangsawan punya makanan kegemaran : Klappertaart Durian. Mereka menyantapnya setiap sore, ditemani teh tawar  panas yang mengepul atau kopi kental pahit yang harumnya menyeruak. Dilahapnya sesendok demi sesendok. Kelembutan, kelegitan dan eksotisme rasa durian asli, sungguh membuat setiap sore di jaman itu adalah sore yang istimewa...

Dan kali ini, kemegahan rasa klappertaart Durian ini pun bisa hadir di sore Anda semua. Menikmatinya sambil berbincang hangat, atau sembari menyusun kata - kata di blog Anda. Sendiri ataupun bersama orang lain, makan Klappertaart Durian akan membuat sore dan hari Anda sangat istimewa. Seistimewa sorenya para bangsawan.

Klappertaart Durian bisa dipesan paling lambat H-3 sebelum pengantaran. Dengan kemasan alumunium foil ukuran:
  • 20x30 cm : Rp. 200.000,-
  • 20x20 cm : Rp. 150.000,-
  • 11x20cm : Rp. 75.000,- (minimal 2 loyang)
  • 7,5x7,5 cm : Rp. 15.000,- (minimal 10 cup) 
Harga belum termasuk ongkos kirim.

Senin, 11 April 2011

Bolu Kukus Ubi Ungu

Mumpung belum berakhir ini event heboh Bolu Kukus Week di milis NCC, aku posting deh setoranku, heehhee.. takutnya kelupaan. Waktu itu aku buat Bolu Kukus Ubi Ungu. resep asli dari buku "Rupa-rupa Bolu Kukus' terbitan saji. Resep aslinya memakai talas Ungu, namun karena tidak mudah mendapatkan talas ungu di Jakarta, maka aku ganti pakai Ubi ungu.


Bolu Kukus Ubi Ungu

Bahan:
100 gram ubi ungu kukus, haluskan
200ml air

2 butir telur
1/2 sdm emulsifier
250 gram gula pasir
230 gram tepung terigu
25 gram susu bubuk

pewarna ungu secukupnya

Cara membuat:
1. Blender ubi ungu dan air sampai lembut, sisihkan.
2. Kocok telur , gula dan emulsifier sampai kental
3. Tambahkan tepung terigu dan susu bubuk, aduk rata. Tuang campuran ubi ungu sedikit - sedikit sambil diaduk rata.
4. Tuang adonan ke dalam cetakan bolu kukus yang dialas kertas kue
5. Kukus dengan api besar selama 10 menit.

Bolu kukus ini kalau tidak pakai tambahan pewarna, warna ungunya bakalan kurang terang. Malu malu deh si ungunya. Jadi kurang menarik warnanya , kalau misal untuk dijual. Monggo saja kalau mau nambahin pewarna sesuai selera. Kalau rasa sih enaaak...



Senin, 28 Maret 2011

Poffertjes

Sore hari, kok tiba - tiba pengen Poffertjes untuk teman menyeruput teh panas. Jadi keinget jaman kuliah dulu jalan - jalan ama temen - teman ke Puncak, dan pagi-pagi  khusus naik ke Resto Puncak Pass untuk njajal Poffertjes andalan resto ini. hihihiii...niat bener deh. Jadi deh sore itu makin pengen aja bikinnya. Sekalian juga ngajarin asisten untuk bikin si Poffertjes yang menul - menul ini.

Poffertjes

Sebetulnya ada resep dari buku manual cetakan Poffertjes , tapi dulu pernah dicoba tapi nggak sreg sama teksturnya. Jadi browsing resep, ketemu di blog Yummy :

POFFERTJES
Source: Resep Pilihan Ahli Masak PRIMARASA FEMINA "Hidangan Peranakan Belanda & Cina"
Modifikasi sedikit oleh mbak Wati, di bahan dan cara membuat

Bahan:
250 gr tepung cakra (kl aku, 125 gr tepung segitiga + 125 gr tepung cakra) (dita-pake tepung all purpose)
75 gr gula pasir halus
1/2 sdt ragi instan (kalo aku 1 sdt)
3 butir telur
400 ml susu cair (kl mo lbh yummy, 100 ml susu evaporated + 300 ml susu cair biasa)
50 gr mentega, dicairkan
1/4 sdt garam
50 gr keju cheddar, potong dadu

Pelengkap:
Gula bubuk, untuk taburan

Cara Membuat:
Aduk rata tepung, gula dan ragi instan. Sisihkan.

Hangatkan susu cair (jgn sampai mendidih). Kocok lepas telur. Masukkan susu hangat, aduk rata.

Tuangkan adonan telur susu ke dalam wadah berisi campuran tepung. Aduk/uleni hingga rata dan licin. (kl aku pake mikser dgn kocokan yg buat roti).

Masukkan mentega cair dan garam. Aduk rata.

Istirahatkan adonan kurleb 15 menit (kalo aku 30 menit).

Panaskan cetakan poffertjes. Olesi mentega (sekali saja diawal). Tuang adonan setengah tinggi cetakan. Tunggu sampai permukaannya berlubang2. Sementara itu, isi adonan di cetakan yg belum terisi. Tunggu sebentar. Beri potongan keju dadu. Adonan pertama yg sudah setengah matang dicungkil dgn tusuk sate, kemudian digabung diatas adonan yg ada kejunya (mudah2an ngerti ya maksudnya..). Putar2 dgn tusuk sate, hingga adonan membulat dan matang.

Taruh diatas piring saji, taburi gula bubuk. Hidangkan.

Poffertjes


Selain diisi keju dadu, Poffertjes bisa juga diisi cocolate chips atau mises. Rasa coklat yang meleleh di dalam Poffertjes, menjadi kejutan yang menyenangkan. 

Duh, jadi kepengen ke Puncak Pass lagi. Lihat - lihat di grup facebook, hehhee..masih ada nih foto waktu nongkrong pagi-pagi di Resto Puncak Pass. Sayangnya si Poffertjes nggak kefoto yah...



Kamis, 06 Januari 2011

Aneka Jajan Pasar

Di beberapa kali kesempatan, dapat orderan Aneka Jajan Pasar Mini. Biasanya, kemasan Jajan Pasar Mini yang sering beredar di Pasaran adalah menggunakan Tampah berbentuk lingkaran. Nah, kesannya memang jadi pasaran sekali. Untuk membuatnya beda dari yang lain, kemasan yang dipesan ke Radissa Cake Catering, dibuat berbeda, dengan menggunakan nampan berbentuk persegi panjang.




Selain itu, Radissa Cake Catering juga menerima pesanan Aneka jajan pasar Mini dalam kemasan eksklusif. Tampilannya menjadi sangat mewah dan elegan. Pemilihan jenis jajan pasar yang selektif, tidak sama dengan yang lain.




Nah, yang juga tak kalah istimewa adalah penyajian Jajan Pasar pada tiers. Penampilan Jajanan Pasar yang tadinya sangat sederhana, sontak 'naik derajat' setelah disajikan dengan menggunakan tiers ini.



Bagaimana? Tertarik untuk memesan? :)

Senin, 25 Oktober 2010

Simple Marmer Pound Cake

Menyebut Pound Cake, selalu teringat kue cake masa lalu buatan Mbah Uti. Padat, berisi, legit mengenyangkan.Suasananya tuh mesti  sore hari senja berwarna kuning, secangkir teh atau kopi panas, dan Pound Cake! Kayanya hidup tuh indaaaaah banget. Segala masalah, penat letih terbang melayang bersamaan ditelannya Pound Cake ke tenggorokan.. hihihiiii

Pound Cake diberi nama seperti itu, karena resep aslinya terdiri dari 1 pound terigu, 1 pound butter, 1 pound gula dan 1pound telur. 1 pound = 453.59237 gram. Hampir setengah kilo lah ya. Namun perkembangan jaman membuat Pound Cake ini banyak di modifikasi. Lain negara lain pula modifikasinya. Masing - masing punya ciri khas tersendiri.

 

Kebetulan karena ada yang order cake yang simple tapi berasa enak, aku buatin Marmer Pound Cake ini. Aku buat dari Resep Simpel Marmer Pound Cake NCC 


Simpel Marmer Pound Cake
:: Penulis : Fatmah Bahalwan
 

Bahan:
150 gr   mentega
100 gr   gula pasir
3 btr      telur utuh
1 btr      kuning telur
150 gr   tepung terigu
1 sdt     baking powder
1 sdt     coklat bubuk

Cara membuatnya:
  1. Campur tepung terigu dan baking powder, sisihkan.
  2. Kocok mentega hingga lembut, masukkan gula pasir perlahan sambil terus dikocok sampai mengembang pucat.
  3. Masukkan telur satu persatu, sambil tetap dikocok. Kecilkan kecepatan mikser, tuang terigu yang sudah dicampur dengan baking powder, aduk rata.
  4. Sisihkan 2 sdm adonan, beri coklat bubuk, aduk rata. Tuang sisa adonan putih kedalam
  5. Loyang loaf 22x10cm, beri adonan coklat secara acak, kacau dengan sumpit hingga membentuk motif marmer.
  6. Panggang dalam oven dengan suhu 180’C, selama lk. 40 menit atau hingga matang.
Beneran lho, resep ini harus dicoba. rasanya beneran legit dan lembut. 
Jangan lupa teh panas dan senja hari ya... pasti hidup tambah damai deeh...

Selasa, 05 Oktober 2010

Sawut untuk Presiden

Mumpung Tanah Air sedang heboh dengan berita Presiden SBY batal ke Belanda, sekalian deh cerita soal orderan 'istimewa' kali ini. Istimewa bukan karena jumlahnya yang aduhai, atau jenis pesanan yang bikin dahi mengernyit bingung memikirkan model dekorasi , cara membawa, cara mengemas  atau yang lainnya.Istimewa karena kali yang memesan adalah panitia Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober  untuk hidangan di ruang tunggu VVIP + VIP pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila ini di Lubang Buaya.

Harusnya, sudah bisa lebih santai. Karena ini re-order. Tahun lalu, panitia yang sama juga memesan pada kami. Tapi dasar manusia, ya tetep aja deg- deg an..hihihii. Karena tidak sama dengan pesanan - pesanan lain, kali ini harus melewati pemeriksaan ketat Paspampres. Yang diperiksa tentu saja : apakah mengandung racun, mengandung MSG, mengandung pengawet, mengandung pewarna yg tidak aman, apakah sudah basi, dll. Padahal, kalau dipikir - pikir rombongan VVIP dan VIP ini hanya sebentar di ruang tunggu, transit sekejap 15 -30 menit , lalu kemudian upacara. Setelah Upacara langsung bergerak pulang. Hehehe, kadang sebagai orang awam memandang hal ini nggak sepadan ama rentetan protokolernya. Tapi toh bukan urusan kita juga ya kan, negara punya aturan baku tentang keamanan Presiden dan Wakil Presiden, kita ngikut aja.

Untuk pemilihan menu, Panitia menyerahkan sepenuhnya pada kami. 'Bisikan' dari panitia sejak tahun lalu, katanya kalau dihidangkan cake, bolu biasanya tidak pernah disentuh. Dan dapat titipan pesan, kalau Tahu Isi yang tahun lalu dihidangkan, diminta kembali. Yup akhirnya setelah diskusi, kami memutuskan membuat : Tahu Isi, Sosis Solo basah, Klappertaart dan Sawut.

Untuk Tahu Isi, tahu sengaja diimpor dari Bandung, kami pakai tahu Tauhid dan tahu Yunyi. Bukan apa - apa, pengamatan kami selama ini tahu dari Bandung ini lah yang paling memungkinkan tidak pakai pengawet sama sekali. Tahu - tahu di Jakarta, biasanya kami simpan 3- 4 hari di kulkas, masih bagus. Sementara tahu Tauhid dan tahu Yunyi 2 hari saja di chiller permukaannya mulai berlendir dan jika dimasak akan mudah hancur. Tahu Isi  kali ini diisi dengan daging giling dan parutan wortel, dikukus dahulu lalu digoreng dengan telur.

Sosis Solo diisi dengan ayam seperti isian lemper. Namun tidak digoreng lagi. karena tahunya sudah digoreng. Klappertaart menggunakan resep Klappertaart Wilton, dikemas dengan alumunium cup personal.

Berikutnya adalah Sawut.  Sawut ini sangat mudah membuatnya. Singkong di parut kasar. Dicampur irisan tipis gula merah, lalu dikukus. Dihidangkan dengan parutan kelapa yang dikukus terlebih dahulu. dikukus langsung diatas alumunium cup, yang sebelumnya dialas daun pisang.


Mengerjakan sejak 1 hari sebelumnya untuk membuat Klappertaart, lalu disimpan di chiller. Tahu Isi juga dibuat sorenya sampai tahap pengukusan, simpan di chiller. Bangun jam 2 pagi, untuk membuat Sosis Solo, Sawut dan menggoreng Tahu. Jam 05.00 snack - snack ini diberangkatkan, karena ditunggu jam 05.30 oleh Paspampres untuk pemeriksaan. 1 jam setelahnya dapat kabar kalau semua lolos pemeriksaan, Alhamdulillah.

Karena lolos pemerikasaan ini lah yang paling utama. Kalau sempat tak lolos, kredibilitas kita yang buruk, ya nggak? Sudah tidak saya pikirkan lagi, apakah Presiden, Wakil Presiden , Mentri-Mentri makan seberapa banyak hidangan dari kami. Suka atau tidak suka, entahlah. Yang pasti sampai sekarang, Panitia tidak ada keluhan dan malah berterimakasih. Kami sudah berbuat yang terbaik, sudah dibayar lunas, selanjutnya, Allah yang mengatur rejeki kita :). Dan yang paling penting dari semuanya adalah pengalaman berharga yang tidak semua orang bisa merasakannya, Alhamdulillah.

Minggu, 25 Juli 2010

Aneka Jajan Pasar Mini

Mbak Uchie Rawamangun , bersamaan dengan pesanan birthday cake Upin Ipin yang sebelum ini di posting, juga pesan jajan tampah. sedikit mau berbeda, aku mengemasnya tidak diatas tampah, tapi diatas papankue yang atasnya sudah dilapis stereofoam. Pinngirannya diberi hiasan pagar dari kacang panjang. So pasti biar tambah keren kan...


Nah, setelah mengerjakan orderan ini, jadi malah kepikiranmbuat snack mini,  hihihi. Soes mini dipesen ama tetangg, berbuah order repeat. terumasuk juga pastel mini dan sosis solo mini. Waktu gathering NCC Jakarta Timur kemaren, Beberapa teman pesan Pastel frozen juga. Wah, bisa jadi komoditas baru jualan nih.

Senin, 31 Mei 2010

Kreasi Tepung MOCAF

Tepung Mocaf? Apakah itu?

MOCAF merupakan kependekan dari kata dalam bahasa Inggris “Modified Cassava Flour “ yang dalam bahasa Indonesianya disebut juga “Modifikasi Tepung Ketela Pohon" (Sumber: http://kipti.blogspot.com/2010/03/produk-tepung-mocaf.html)

Secara definitif, MOCAF adalah produk tepung dari singkong yang diproses menggunakan prinsip memodifikasi sel singkong secara fermentasi, dimana mikroba BAL (Bakteri Asam Laktat) mendominasi selama fermentasi tepung singkong ini. Mikroba yang tumbuh menghasilkan enzim pektinolitik dan selulolitik yang dapat menghancurkan dinding sel singkong, sedemikian rupa sehingga terjadi liberasi granula pati. Mikroba tersebut juga menghasilkan enzim-enzim yang menghidrolisis pati menjadi gula dan selanjutnya mengubahnya menjadi asam-asam organik, terutama asam laktat. Hal ini akan menyebabkan perubahan karakteristik dari tepung yang dihasilkan berupa naiknya viskositas, kemampuan gelasi, daya rehidrasi, dan kemudahan melarut. Demikian pula, cita rasa MOCAF menjadi netral dengan menutupi cita rasa singkong sampai 70%. Walaupun dari komposisi kimianya tidak jauh berbeda, MOCAF mempunyai karakteristik fisik dan organoleptik yang spesifik jika dibandingkan dengan tepung singkong pada umumnya. Kandungan nitrogen MOCAF lebih rendah dibandingkan tepung singkong, dimana senyawa ini dapat menyebabkan warna coklat ketika pengeringan atau pemanasan.
Dampaknya adalah warna MOCAL yang dihasilkan lebih putih jika dibandingkan dengan warna tepung singkong biasa. (Sumber: http://www.foodreview.biz/login/preview.php?view&id=55607)

                  (Sumber gambar : http://pawonindonesia.co.cc/tepung-tepungan, http://mocaf-indonesia.com/?p=67)

Kondisi saat ini menunjukkan bahwa produk MOCAF secara ekonomis ternyata jauh lebih murah daripada produk terigu yang selama ini beredar di pasaran. Bahan baku yang mudah dibudidayakan, murahnya harga ubi kayu di pasaran saat ini, serta proses pengolahan tepung yang tidak memerlukan teknologi tinggi, membuat harga MOCAF saat ini hanya berkisar antara 40-60 persen dari harga terigu. Hal ini membuat produk jadi apapun yang dihasilkan dari MOCAF ini akan lebih menguntungkan dibandingkan dengan tepung terigu.
Selama ini penggunaan tepung ubi kayu biasa karena kualitasnya, masih sangat terbatas. Untuk food ingredient misalnya, seperti substitusi terigu sebesar 5% pada mie instant yang menghasilkan produk dengan mutu rendah, atau pada kue kering. Namun aplikasi tepung MOCAF dengan karakteristik yang dijelaskan di atas, ternyata mampu menghasilkan produk makanan yang sangat menggembirakan.
Berbagai ujicoba telah dilakukan untuk penerapan MOCAF sejak tahun 2004 antara lain dengan :
• Produk Mie, Sentafood Indonusa (Karawang)
• Produk Bihun, Tiga Pilar Sejahtera (Solo)
• Produk Biskuit, Indofood (Cikampek)
• Produk Snack, Garuda Food (Jakarta), Dua Kelinci dan Berkat Aneka Pangan (Sukabumi)
• Aneka makanan, Yayasan Kuliner Indonesia (Jakarta)
Hasilnya uji coba menunjukkan MOCAF dapat digunakan sebagai food ingredient dengan penggunaan yang sangat luas. MOCAF ternyata tidak hanya bisa dipakai sebagai bahan pelengkap, namun dapat langsung digunakan sebagai bahan baku dari berbagai jenis makanan, mulai dari mie, bakery, cookies hingga makanan semi basah. Dengan sedikit perubahan dalam formula, atau prosesnya, karena produk ini tidak-lah sama persis karakteristiknya dengan tepung terigu, beras atau yang lainnya, dapat dihasilkan produk yang bermutu optimal. Kue brownish, kue kukus dan spongy cake dapat dibuat dengan berbahan baku 100% MOCAF sebagai tepungnya. Produk yang dihasilkan mempunyai karakteristik yang tidak jauh berbeda dengan produk yang dibuat menggunakan tepung terigu tipe berprotein rendah (soft wheat). Sebagai produk yang pengembangan volumenya berdasarkan kocokan telur, maka tidaklah sulit bagi MOCAL untuk mengganti tepung terigu tersebut.
Untuk cita rasanya, hasil uji organoleptik dengan resep standar menunjukkan bahwa panelis tidak mengetahui bahwa kue-kue tersebut dibuat dari MOCAF yang berasal dari ubi kayu. Kue-kue berbahan baku MOCAF ini mempunyai ketahanan terhadap dehidrasi yang tinggi, sehingga mampu disimpan dalam 3-4 hari tanpa perubahan tekstur yang berarti.
MOCAF juga telah diujicoba untuk digunakan beragam kue kering, seperti cookies, nastar, dan kastengel, dimana 100% tepungnya menggunakan MOCAF. Hasilnya menunjukkan bahwa kue kering yang dihasilkan mempunyai karakteristik yang tidak jauh berbeda dengan produk yang dibuat menggunakan tepung terigu tipe berprotein rendah (soft wheat). Hanya saja, MOCAF memerlukan mentega atau margarin sedikit lebih banyak dibandingkan tepung terigu untuk mendapatkan tekstur yang baik. Untuk cita rasanya, hasil uji organoleptik dengan resep standar menunjukkan bahwa panelis tidak mengetahui bahwa kue-kue tersebut dibuat dari MOCAF yang berasal dari ubi kayu. (Sumber: http://tepungmocaf.com/)


Produk baru ini terus berkembang, dan dengan menggunakan teknik penggilingan yang cermat, dihasilkan MOCAF dengan kandungan serat kasar yang tinggi, yang kemudian diberi label sebagai MOCAF-HF. Produk ini mempunyai serat yang tinggi hingga mencapai 12%, sebanding dengan serat dari tepung gandum utuh (whole grain-wheat flour). Tepung ini secara fisik berwarna putih khas tepung MOCAF, dengan aroma asam laktat yang dihasilkan dari proses fermentasi.Menilik dari komposisinya, MOCAF-HF mempunyai beberapa aspek kesehatan yang cukup menonjol, yaitu kaya serat dan bebas gluten yang jika digunakan sebagai ingridien, akan menghasilkan produk dengan Unique Selling Point (USP) yang baik. MOCAF-HF kaya akan serat, sehingga mempunyai efek sebagai prebiotik yang membantu pertumbuhan mikroba yang bermanfaat dalam perut. Mikroflora dalam usus besar akan memfermentasi serat yang tidak dapat dicerna oleh sistem usus halus.Di samping itu, klaim bahwa serat dapat mengurangi penyerapan kolesterol, mengencerkan toksin dan meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek juga akan menjadi nilai positif bagi penggunaan MOCAF-HF.
Selanjutnya, ketiadaan gluten menjadikan MOCAF-HF ini baik untuk penderita autis dan tidak menyebabkan alergi yang terkadang muncul sebagai akibat mengonsumsi gluten. Gluten dapat menyebabkan penyakit intoleransi terhadap gluten (celiac disease).
(Sumber: http://www.foodreview.biz/login/preview.php?view&id=55993)


Naaahh..bisa baca- baca di link itu ya untuk mengetahui lebih lanjut tentang tepung MOCAF ini...


Oleh karena tepung Mocaf ini bisa menggantikan Terigu sampai 100%, jadi penasaran nyobain. Ketika ditawarkan oleh mbak Nadrah tepung ini langsung mauuuu. Nah berikut ini, hasil uji coba pengolahan Tepung Mocaf yang kubuat untuk Bolu Kukus, Melted Brownies, dan Semprit Keju.

Bolu Kukus
menggunakan resep Bolu Kukus 10 Menit NCC
 *aku buat setengah resep dari ini*
Bahan:
-         450 gr  gula pasir
-         500 gr  tepung terigu (ditambah dengan 1 sdt baking powder double acting) --- aku ganti tepung MOCAF
-         4 btr     telur
-         300 cc  air putih / susu encer / santan ------ aku pakai santan instan
-         1 sdm   emulsifer
-         1 sdt     essence pisang ----- aku pake esence kopi
Cara;
-         kocok semua bahan 10 menit, tuang di cetakan yang telah dilapisi kertas, lalu kukus selama 10 menit








Hasilnya: Bisa lumayan mekar (belum ngakak), tapi tekstur padat sekali. Rasa? Enaaakk!!! Ngenyangin nih saking padatnya.. hehhehhehee....
Dengan setengah resep diatas bisa dapat 15 cup Bolu Kukus











Melted Brownies
CHOCOLATE MELT BROWNIES AGOGO
by Yenny Agustin

Bahan :
(untuk loyang Brownies uk 30x10x4 cm)

150 gr gula kastor
100 gr terigu protein sedang---- aku ganti tepung MOCAF
100 gr mentega
100 gr dark cooking chocolate (kalau mau lebih nyoklat bisa sekitar 125 - 140 gr)
kacang almond panggang (boleh kenari, kacang tanah)
vanili ---> aku pake 1/2 sdt vanilla extract

Cara Membuat :
  • Lelehkan mentega dan dark cooking chocolate sampai lume
  • Tambahkan gula, aduk sampai rata, masukkan telur, vanilli, aduk rata.
  • Masukkan tepung
  • Siapkan loyang brownies yang sudah dioles mentega dan dialas kertas roti.
  • Tuang setengah adonan kedalam loyang, lalu tata coklat corveture kepingan diatas adonan, lalu tutup dengan sisa adonan
  • Taburi atas adonan dengan Almond
  • Panggang sampai matang.--->Oven Sico ku panas 180'C lama 25 menit.
  • Diamkan sebentar, potong-potong 






Hasilnya : Mmmmhhmm.... nggak jauh beda dengan resep asli menggunakan terigu. So Yummy, legit  sekali. Seingatku, menggunakan tepung terigu hasil jadinya bisa lebih tinggi sedikit. tapi perbedann hasil tinggi Brownies, tidak sampai 5mm.












Semprit MOCAF Keju
dari resep Semprit Keju Tabloid LeZat edisi 153 Tahun VII.

Bahan:
Mentega 250 gram ---- aku pakai Blueband Margarine
Gula Halus 75 gram
Tepung Terigu protein Sedang 275 gram ----- aku ganti Tepung Mocaf
Susu bubuk 25 gram
Garam 1/4 sendok Teh
Keju Cheddar 50 gram, parut

Cara membuat:
1. Kocok mentega hingga lembut, lalu masukkan gula, kocok kembali hingga tercampur rata.
2. Masukkan tepung terigu, susu bubuk, keju parut dan garam, aduk rata.
3. Lasukkan adonan ke dalam kantong semprot dengan bantuan spuit semprotkan membentuk bunga.
4. Lakukan hingga adonan habis dan letakkan dalam loyang datar yang telah dioles margarine.
panggang dalam suhu 170'C selama 25 menit hingga matang, angkat.


Hasilnya: Seperti kebanyakan kue kering lainnya, renyah, gurih dan enak. Tekstur tidak ada bedanya dengan menggunakan terigu. Wowww!!


Nah, ternyata beneran lho.. Tepung Mocaf bisa jadi alternatif pengganti tepung terigu. Berikutnya, aku mau coba untuk roti, mie dan cake besar ( base cake untuk dekorasi kue). setidaknya, dengan harga yang lebih murah Tepung Mocaf punya keunggulan tersendiri. produksi anak negeri lho!! Patut dibanggakan...
Selain itu kandungannya yang bebas gluten, sangat membantu ketersediaan bahan untuk penderita Autism dan intoleransi Gluten.. Karya ini kupersembahkan untuk kalian, saudaraku!!!











Senin, 17 Mei 2010

Roti Goreng

Salah satu pesanan untuk snack box. biasanya yang pesan ngomongnya minta snack yang ngenyangin.
ini dia salah satunya...


ROTI GORENG

dari resep Roti NCC

Bahan A:
500 gr  tepung terigu protein tinggi
100 gr  gula
11 gr   ragi instan
1/2 sdt    bread improver
4 btr     kuning telor
200 ml  air Es
Bahan B:
100 gr  mentega/margarine
5 gr      garam

Bahan Isi C : dari Arsip Lama NCC

250 gr daging giling ------> aku ganti ayam giling

Bumbu haluskan:
5 bh bawang
3 bh bawang putih
¼ sdt lada bubuk
1 ruas jahe, memarkan
3 sdm minyak goreng
½ bh bawang Bombay, cincang
5 sdm kecap manis
½ sdt garam
½ sdt gula



Membuat isi:
- kukus ayam giling hingga matang, sisihkan.
- Tumis bumbu halus, masukkan bawang Bombay cincang tumis hingga wangi masukkan bumbu halus, tumis sebentar, tuang daging giling. Aduk hingga rata, beri kecap, garam dan gula, aduk hingga rata dan bumbu meresap. Angkat.
Note: ukuran kecap, garam dan gula bisa sesuai selera.

Cara membuat:
  1. Aduk bahan A, uleni hingga bergumpal-gumpal, masukkan bahan B, uleni terus hingga kalis elastis. Istitirahatkan 20 menit.
  2. Kempiskan adonan, potong timbang 30 gr, bulatkan.
    Istirahatkan 10 menit
  3. Ambil satu bulatan adonan, beri isi bahan C, bentuk bulat. Lakukan untuk semua bulatan.
  4. Diamkan 30 s/d 60 menit, tergantung kehangatan udara. Setelah terlihat mengembang ringan, poles atasnya denganputih telur, balur dengan tepung panir, goreng hingga kuning kecoklatan, angkat.

Selasa, 11 Mei 2010

Pandan Roll

Kebetulan kemaren ada orderan snack box, aku buat modifikasi Resep BF roll. Resep hampir sama, coklat bubuk diganti maizena. Pasta coklat diganti pasta pandan. Kali ini mematangkannya dengan cara dikukus. Untuk fillingnya aku pakai selai sarikaya merk Marizafoods. Tehnik menggulung juga sama persis dengan BF roll. Semoga bisa jadi inpirasi ya....

Pandan Roll

(resep modifikasi BF roll)

Bahan
Kuning Telur 10, telur utuh 10.
Gula Pasir 360gr,
Emulsifier 1sdm
Tepung terigu 240gr
Maizena 20gr,
Pasta pandan1 sdm,
Margarine 200gr, lelehkan

Cara membuat:

-didihkan air diatas dandang terlebih dahulu-

1. Kocok telur + gula + emulsifier hingga kental berjejak (jambul petruk).
2. masukkan terigu + maizena yang sudah diayak, aduk rata
3. kemudian masukkan margarine aduk rata. lalu masukkan pasta pandan
4. tuang adonan dalam 3 buah loyang 28x28x4 cm
5. kukus dengan api sedang waktu singkat  (10menit)
6. Setelah matang  keluarkan cake dari loyang kemudian cake dipotong menjadi 2 bagian.
7. cake ukuran 14x28cm ini dioles filling sarikaya lalu segera gulung.
8. potong - potong roll cake menjadi 6-8 potong
Related Posts with Thumbnails