Tampilkan postingan dengan label Event Blog Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Event Blog Indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 April 2012

IDFB #4 : Sambal Tuktuk

Heran baca namanya, Sambal Tuktuk? Nah inilah salah satu bukti kekayaan kuliner Indonesia kita tercinta. Dari namanya saja sudah unik ya. Sambal Tuk tuk ini aku buat untuk entry Challenge #4 Indonesian Foodblogger yang diadakan oleh group Indonesian Foodblogger. 

                                  


Anda foodblogger dan belum bergabung? Ah, sayang sekali. Ayo cepat gabung bersama kami,saling sharing dan berkreasi kuliner Indonesia. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan mengenalkan kepada dunia bahwa Indonesia kaya akan ragam kuliner.

Salah satunya sambal Tuk tuk ini. Sambal khas daerah Tapanuli khususnya Mandailing. Bahan pembuat sambal ini sangat beragam. Bisa dari ikan bakar/goreng yang sudah disuwir - suwir, ebi, ikan teri, dan ikan asin jambal yang ditumbuk kasar. Bahan utama tersebut digiling  (diulek) bersama bawang merah, cabe merah/cabe keriting dan garam lalu terakhir diberi kucuran jeruk nipis.

Sambal Tuktuk

Yang aku buat kali ini, mengunakan ebi. Terlebih dahulu ebi rendam air panas hingga lunak. Lalu tiriskan. Icipi sedikit ebi tersebut, jika sudah teras asin, kurangi penggunaan garam. Giling bawang merah, cabe keriting dan cabe rawit tidak usah sampai halus, lalu ebi juga ikut digiling kasar. Tambahkan garam jika terasa kurang asin. Terakhir beri air jeruk nipis. Beberapa orang suka juga menggunakan kemiri yang dibakar terlebih dahulu. Cabe yang digunakan bisa semua cabe rawit jika suka rasa pedas menyengat. Perbandingan bahannya kurang lebih seperti ini:

- 100 gram ebi, rendam air panas, tiriskan
- 6 cabai merah keriting
- 5 cabai rawit merah/hijau
- 1 jeruk nipis,ambil airnya
- 1/2 sendok teh garam

Sambal Tuktuk

Menurut saya, sambal tuktuk ini paling pas disantap dengan nasi panas kepul -kepul, dengan lauk ikan bakar juga sayur gulai daun singkong. Nah, kalau bahan utamanya sudah dari ikan goreng/bakar yang digiling, tidak ada salahnya kita santap sambal ini hanya dengan  nasi. Tetep wueenaaak.

Sambal Tuktuk

Senin, 05 Maret 2012

Ketupat Ketan

Bikin Ketupat di saat bukan Lebaran itu seru. Karena ternyata tidak terlalu mudah mendapatkan selonsong ketupat yang sudah siap pakai di pasaran. Kadang - kadang memang ada yang jual, e lha kok ndilalah pas pengen bikin malah tidak ada yang jual di Pasar dekat rumah.

Penasaran ya kenapa heboh bikin Ketupat padahal bukan Lebaran? Ini lho, Di NCC lagi happening Lontong - Ketupat Week. Sebuah event online yang dapat diikuti oleh semua member NCC di manapun mereka berada, tinggal setor hasil kreasi masing - masing untuk diupload  oleh host event ini ke blog Lontong Ketupat Week yang sudah dibuat. Mau lihat kreasi teman - teman yang lain? Bisa lihat di sini ya.

Untuk event heboh yang satu ini, aku bikin Ketupat Ketan. Selain menggunakan beras nasi, Ketupat juga bisa  diisi dengan Beras Ketan. Kalau ketupat nasi direbus dengan air biasa, Ketupat ketan direbus dengan santan. 

Ketupat ketan

Ketupat Ketan

1 liter beras ketan, cuci , rendam dengan santan selama 1 jam
15 buah selongsong ketupat ukuran sedang
4 liter santan dari 2 butir kelapa
3 batang serai
3 ruas lengkuas
4 lembar daun salam
2sdt garam


  • Tiriskan santan dari santan perendam (jangan dibuang, santan akan dipakai untuk merebus ketupat)
  • Masukkan beras ketan ke dalam selonsong ketupat hingga penuh namun tidak padat, masih ada ruang 1 cm dari sudut ketupat.
  • Masukkan ketupat dalam panci berisi santan, masukkan bahan lainnya
  • rebus ketupat hingga 4 - 5 jam dengan api kecil hingga ketupat matang dan kuah santan mengental

ketupat ketan

Di tanah Sumatera ketupat ketan ini juga lazim dihidangkan pada musim Lebaran. Selain dinikmati langsung, Ketupat ketan juga biasa tersaji dengan pendamping Tape Ketan Hitam atau dengan Rendang. Terbayang kan gurih nikmatnya si ketan ini bersanding dengan rendang. Paduannya menjadikan hidangan ini cukup unik dan dicari - cari (paling tidak oleh ku :D)

ketupat ketan

Ohya, karena susah mendapatkan selonsong ketupat siap pakai, akhirnya kuputuskan bikin selonsong ketupat sendiri. Dibantu asisten yang memang sudah fasih membuat, kami ambil janur dari lapangan komplek (dengan bonus kelapa mudanya tentu), lalu kami buat sendiri selonsong ketupat ini. Sedikit rumit buat pemula, namun dengan banyak mencoba mudah - mudahan terbiasa. 

Berikut ini step by step pembuatan selonsong ketupat. Semoga cukup jelas menerangkan tahapan demi tahapannya.



Kamis, 02 Februari 2012

Beras Kencur


Indonesian Foodblogger adalah sebuah grup di Facebook tempat berkumpulnya para Foodie blogger asal Indonesia, di manapun mereka sekarang berdomisili. Selain sharing hasil ujicoba dapur baik resep maupun foto, Indonesian Foodblogger secara berkala mengadakan challenge buat anggotanya. Sebelum ini, sudah digelar challenge pertama: Food by it's country dan challenge ke 2: Indonesian Snack. kebetulan aku juga ikut serta di kedua challenge yaitu Buntil dan Serabi. Nah, untuk Challenge ke-3 dengan tema: Indonesian Beverage, aku ikutan juga nih dengan membuat Beras Kencur.

beras kencur

Beras Kencur merupakan minuman tradisional yang cukup populer di masyarakat Indonesia, terutama bagi penggemar jamu - jamuan. Rasanya manis, segar dan beraroma kencur serta jahe. Biasanya, Beras Kencur bisa dibeli di penjual jamu gendongan, sepedaan , atau warung - warung penjual jamu. Ada yang masih dibuat dengan cara tradisional, tapi sudah banyak juga Beras Kencur sediaan bubuk hasil produksi pabrikan, sehingga untuk meminumnya perlu diseduh lagi dengan air panas.

Untuk membuat sendiri beras Kencur, tidaklah sulit. Bahan - bahannya pun mudah didapat. Hanya untuk takaran serta komposisinya yang mesti diperhatikan jika ingin rasanya pas sesuai selera. Beras Kencur yang kubuat kali ini menggunakan bahan - bahan sebagai berikut:
  •  3sdm beras, sangrai lalu rendam dengan air mendidih 100ml selama 2 jam, lalu tiriskan.
  •  2 ruas kencur atau kurang lebih 50gram kencur, kupas
  •  1 ruas jahe kupas, jika ingin terasa lebih pedas gunakan jahe merah
  •  2 sdm asam jawa, rendam sebentar dengan air, remas - remas, lalu saring
  •  125 gram gula merah, sisir tipis
  •  1 liter air
  •  Garam sedikit saja.

Cara membuat:
  • tumbuk hingga halus menggunakan lumpang: beras, kencur, jahe,  bisa juga dipergunakan blender dengan bantuan sedikit air
  • Rebus air bersama gula merah dan garam hingga mendidih, lalu masukan beras kencur jahe yang sudah ditumbuk halus. didihkan kembali, lalu saring.
  • beras Kencur siap dihidangkan
Rasa beras kencur yang enak tergantung selera masing - masing. Ada beberapa orang yang suka menambahkan perasan jeruk limau atau jeruk nipis untuk menambahkan kesegaran. Ada juga yang menambahkan kapulaga untuk memberi aroma rempah dan efek hangat di badan.

A cup of Beras kencur

Minuman beras kencur ini dipercaya memiliki khasiat beragam, seperti menambah nafsu makan, menghilangkan pegal linu dan kecapekan, penambah tenaga, megurangi radang lambung, mengatasi sakit maag, dan menjaga stamina tubuh.

beras kencur


Selain disajikan hangat, Minuman Beras Kencur ini juga sedap disajikan dingin bersama es Batu. Sudah pernah coba?

Rabu, 16 November 2011

Serabi si pemikat hati

Tak terasa Indonesian Foodblogger, sebuah group asyik tempat ngumpulnya para foodiebloger asal Indonesia, mengadakan challenge chapter ke- 2 (dua) untuk anggotanya. Di tantangan sebelumnya, aku ikut juga nih, waktu itu aku posting Buntil. Nah chapter ke-dua ini disempetin ikut deh buat ngerame-ramein padahal udah deket tenggat waktu. Challenge kali ini bertema Indonesian Snack. Nah, kali ini yang kubuat adalah Serabi.


Serabi Kinca

Kenapa serabi? Karena aku sungguh penasaran dengan bagaimana cara membuat serabi ini. Browsing resep, dapatnya beraneka ragam. Karena ternyata Serabi pun banyak sekali macamnya. Ada yang manis, ada yang asin. Ada Serabi Solo, ada Serabi Dengklok. Ada yang dicampur kelapa, ada yang tidak. Ada yang pakai tepung terigu, ada yang dicampur tepung beras. Ada yang pakai ragi, ada yang pakai baking powder, ada yang pakai baking soda, ada yang tidak pakai bahan pengembang  pencipta serat, cukup adonan ditepuk - tepuk saja. Bingung nggak tuh mau pakai yang mana. Hihihhihii..Kali ini aku coba resepnya dari sini


SERABI HIJAU
untuk 30 pcs.
BAHAN:
  • 500 gram tepung terigu
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt baking powder ---- aku pakai 1sdt BPDA
  • 3 butir telur, kocok sebentar 
  • 1250 ml santan, dari 1 butir kelapa
  • 50 ml air daun suji-pandan --- aku pakai pandan pasta
SAUS KINCA:
  • 200 gram gula merah, sisir -- karena tidak mau terlalu merah aku hanya pakai 50 gram saja
  • 1 sdm gula pasir ---- untuk rasa manis aku pakai 125 gram gula pasir
  • 750 ml santan, dari 1 butir kelapa
  • 1/2 sdt garam
  • 6 cm kayu manis
  • 2 butir cengkih
  • 4 lembar daun pandan, potong-potong
  • Aku tambahkan: 30 gram tepung beras diencerkan dengan sedikit air untuk pengental
CARA MEMBUAT:
  1. Campur tepung, garam dan baking powder dalam wadah, aduk rata. Tambahkan telur kocok dan 400 ml santan ke dalamnya, aduk rata. Tepuk-tepuk adonan dengan telapak tangan selama 20 menit hingga adonan licin dan terasa ringan.
  2. Masukkan sisa santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata. Masukkan pasta pandan ke dalam adonan, aduk rata. Aduk dengan sendok kayu, agar udara bisa masuk ke dalam adonan. Diamkan adonan kurang lebih 2 jam.
  3. Siapkan wajan kecil berdasar tebal atau wajan tanah liat, panaskan di atas api sedang, olesi dengan minyak goreng (aku pakai minyak kelapa merk Barco). Tuang 1 sendok sayur (kurang lebih 75 ml) adonan ke dalam wajan.
  4. Masak hingga adonan berlubang-lubang mulai dari bagian pinggirnya, tunggu hingga lubang cukup banyak, tutup wajan, masak hingga serabi matang. Congkel dan keluarkan serabi dari wajan. Lakukan hingga semua adonan habis.
  5. Saus: Taruh semua bahan saus di dalam panci, masak diatas api sedang. Timba-timba santan hingga mendidih agar santan tidak pecah. Saat mendidih, masukkan larutan tepung beras untuk mengentalkan. Masak terus hingga bau harumnya keluar, angkat. Sajikan serabi dengan saus kinca.

Serabi Kinca

Nah, percobaan kali ini juga kurasa tidak terlalu berhasil. Pengennya tuh permukaan serabi jadi bolong - bolong semua. Eh yang jadi kok permukaannya cenderung mulus, hehehhee. Dalamnya sih cukup banyak seratnya. Rasa yang pasti enak, tekstur juga tidak mengecewakan. Mungkin kurang seru nepuk- nepuk adonannya kali ya. Karena proses penepukan adonan ini ternyata sangat berpengaruh untuk pembentukan serat. Contohnya pada kue Carabikang, walaupun tanpa bahan pengembang tetap saja bisa berserat keren gitu, pasti akibat penepukan yang adekuat.

Suatu saat pasti akan dicoba lagi nih resep yang lain. Karena selain rasanya yang khas dan legit, penampilan Serabi dengan lubang- lubang di permukaan serta efek gosong di bagian bawahnya, sungguh sangat memikat hati.

Senin, 10 Oktober 2011

#ChineseFoodWeek - Salted Egg Shrimp

Natural Cooking Club, sebuah komunitas pecinta baking - cooking tempat saya dan teman - teman lain berkumpul, rutin mengadakan event online. Event - event ini punya tujuan untuk membangun database resep yang bisa diakses siapa saja. sekaligus seru - seruan, lihat resep seliwar seliwer beredar,lihat foto - foto menakjubkan dan super canggih bertebaran, sekaligus serunya dapat badge. Hehehhee. Jadi keinget jaman ikut Pramuka dulu, untuk mendapatkan badge/lencana tertentu harus melewati uji kecakapan khusus. Bahkan memasak nasi , air juga termasuk dalam beberapa syarat kecakapan khusus ini. Eh, kok jadii ngomongin yang lain...

Balik lagi ngomongin event online nya NCC, yang baru saja dibuka dan ditabuh genderang keriangannya adalah Chinese Food Week NCC. Nah, resep kali ini aku coba buat dalam rangka event Chinese Food ini.

Salted Egg Shrimp


SALTED EGG SHRIMP
Udang Telur Asin resep Primarasa

bahan:
12 ekor (500 g) udang pancet -- aku pakai udang basah biasa
1/2 sdt gula pasir
2 siung bawang putih, haluskan
1 sdm jeruk nipis
minyakuntuk menggoreng
2 sdm tepung beras, larutkan dengan 1 sdm air

lapisan telur:
6 kuning telur asin matang (yang masir dan berminyak)
3 sdm tepung beras
3 sdm air
2 sdm margarine, lelehkan
1/4 sdt garam (bila perlu)

cara membuat:

  • kupas kulit udang, belah punggungnya. buang kotoran yang ada di punggungnya.
  • lumuri udang dengan gula pasir, bawang putih, dan air jeruk nipis. sisihkan sebentar hingga bumbu meresap (5 menit)
  • panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan di atas api sedang. lumuri udang dengan larutan tepung beras. goreng dalam minyak panas, hingga berubah warna dan matang. angkat dan tiriskan.
  • haluskan kuning telur asin,dengan menggunakan garpu. Tambahkan tepung beras, aduk rata. Tuang air dan margarine leleh, aduk hingga menjadi adonan yang kental dan licin. lakukan test icip, bubuhkan garam bila perlu.
  • panaskan adonan kuning telur di atas wajan dengan api sedang, tambahkan sedikit minyak sisa menggoreng udang tadi. aduk adonan sebentar, lalu masukkan udang goreng. Aduk hingga seluruh udang terlumuri adonan lapisan telur, angkat.
  • sajikan selagi hangat.

Salted Egg Shrimp

Hampir semua hidangan masakan China sangat mudah dibuat dan dengan bahan yang relatif sederhana. termasuk juga Udang Telur Asin ini. Bumbu yang digunakan sama sekali tidak rumit dan proses memasaknya yang sangat mudah. Hidangan satu ini banyak dijumpai di restoran - restoran yang menyajikan masakan China. Nah, kali ini tanpa perlu pergi ke restoran, kita bisa menikmatinya.

Salted Egg Shrimp

Jangan ragu untuk mencicipi terlebih dahulu adonan lapisan telur sebelum menvampurkannya dengan udang. Terkadang telur asin yang kita dapat masih terasa kurang asin, jadi kita perlu menambahkan garam ke dalam adonan. Walaupun  dimasak di dapur sendiri rasanya menyamai sajian restoran. Remah - remah yang gurih dan lezat membuat udang goreng ini sulit dilupakan kelezatannya.

Sabtu, 20 Agustus 2011

BUNTIL? What is Buntil?




Buntil? What is Buntil? Apakah terdengar asing? Tentu tidak , khusus buat orang Indonesia specially orang Jawa. Yeahh, jangan ngaku orang Jawa kalau tidak tahu Buntil. 

Nyomot dari Wikipedia, Buntil is a traditional Javanese dish of "scraped coconut meat mixed with teri (anchovies) and spices, wrapped in a papaya leaf, then boiled in coconut milk." [1][2] Described as "shredded coconut with anchovy-type fish wrapped in papaya leaves," the dish is served at Tembi's Resort Ndeso.[3]




Buntil ini aku buat khusus untuk entry idfb Chalenge#1: Food by It's Country yang diadakan oleh Group Indonesian Foodbloger. 






Aku suka banget sama Buntil ini, sama halnya kesukaanku akan Gudeg, Botok, dan makanan khas Jawa lainnya. Konsepnya unik, memadukan antara sayur dan lauk dengan kemasan unik namun rasa yang juga lezat mengguggah selera.

Konsep dasarnya adalah, kelapa yang dibumbui dicampur dengan ikan teri lalu dibungkus dengan daun pepaya atau singkong atau talas, dimasak dan disajikan dengan kuah santan kental berbumbu.


Kali ini Buntil yang kubuat adalah Buntil Daun Pepaya isi Tongkol. Kebetulan memang di rumah sedang ada ikan Tongkol, jadi diberdayagunakan.

BUNTIL DAUN PEPAYA isi TONGKOL
Bahan:
  • 15 lembar daun pepaya, direbus lalu tiriskan
  • 500 gram Ikan tongkol dikukus, lalu bagi menjadi 10 - 15 potong.
  • 1 butir kelapa sedang tuanya, parut kasar.

Bumbu untuk Kelapa Parut, haluskan:
- 4 siung Bawang putih, 
- 5 buah cabe keriting, 
- 1 ruas kencur
- garam sesuai selera
- gula merah 50gram / sesuai selera
- gula putih jika ingin manis
- daun jeruk purut 3 lembar

Bumbu untuk Kuah, haluskan:
- Bawang merah 5
- bawang putih 3
- cabe merah 5
- lengkuas 3cm, geprek
- gula merah 30gram
- garam sesuai selera
- Daun salam 2 lembar
- santan  500cc dari 1 butir kelapa

Pelengkap: Cabe Rawit Merah Utuh 15 buah.

Cara Membuat:
1. Haluskan bumbu untuk kelapa parut, tumis hingga harum. Lalu masukkan kelapa parut,  gongseng hingga kelapa sedikit mengering. Cara ini bisa juga diganti dengan mencampurkan bumbu halus ke kelapa parut hingga rata, lalu dikukus.

2. Ambil daun pepaya yang telah ditiriskan, rapikan susunan daunnya letakkan isi kelapa parut yang sudah dibumbui dan ikan tongkol. bungkus membentuk lontong, lalu ikat dengan tali plastik. Selesaikan semuanya, lalu gulungan ini dikukus kurang lebih 30 menit.

3. Tumis bumbu halus untuk kuah hingga harum, masukkan santan hingga mendidih lalu  masukkan gulungan daun ke dalam kuah kurang lebih 15 menit. Terakhir taburi cabe rawit merah, untuk pelengkap rasa pedas.

*Untuk mengurangi/menghilangkan rasa pahit di daun pepaya, aku biasanya merebus daun pepaya ini bersama dengan tanah lempong. Di beberapa kota di Jawa Tengah, sudah ada yang dijual khusus memang untuk dimasak bersama dengan daun pepaya. Setelah direbus dengan tanah lempong, pastikan daun pepaya kemudian dicuci bersih menghilangkan tanah liat yang menempel di daunnya.

Buntil disantap sebagai lauk/sayur pendamping nasi. Selain sajian di rumah tangga, Buntil banyak juga dijual di rumah makan khas Jawa. Sebagai makanan khas Jawa yang nikmat dan unik yang selalu ada dari jaman ke jaman, Buntil menjadi salah satu ragam makanan Indonesia yang harus selalu dijaga kelestariannya. Sudah dilakukan oleh nenek moyang kita, lalu kita,kemudian anak cucu kita. Jadi jangan sampai ada yang mengernyit lagi dahinya mendengar kata: Buntil? Apa tuh? :D



Selasa, 16 Agustus 2011

Wedang Ronde Merah Putih

Semangat banget nih ikut Event Red & White Food Photo yang diadakan oleh Indonesian Foodblogger. Padahal pekerjaan pesanan kue kering sedang gila - gilanya membuatku jumpalitan. Dari awal sudah niat banget bikin resep ini. Karena mudah mbuatnya pasti *hehhehee, sekalian dong untuk hidangan berbuka puasa. Pas banget juga postingnya nih,malam 17-an, cocok banget deh ah..


Wedang Ronde Merah Putih ini aku buat pakai resep nya Bu Fatmah Bahalwan  - NCC. Di resep aslinya pewarnaan butir ronde dengan tiga warna, di sini dalam rangka suasana 17 Agustus, aku hanya buat dua warna: merah dan putih.

Wedang Ronde

Bulatan rondenya mengingatkan pada klepon, tapi yang ini diisi enting-enting gepuk, yaitu campuran kacang tanah dan gula jawa. Disantap bersama kuah jahe yang wangi dan hangat, hmm.., enak sekali.
Bahan ronde:
200 gr        tepung beras ketan
200 ml        air
1 sdt           air kapur sirih
100 gr        enting-enting, haluskan
Pewarna merah, kuning, hijau
2 liter            air, untuk merebus ronde
Cara membuatnya:               
  1. Masak 2 liter air, biarkan mendidih.
  2. Campur 200 ml air dan air kapur sirih, tuangkan pada tepung beras ketan sedikit demi sedikit sambil uleni hingga bisa dipulung. Bagi tiga, beri warna masing-masing merah, kuning, hijau.
  3. Ambil sedikit adonan, pipihkan, isi dengan sedikit enting-enting, bulatkan seperti bakso.
  4. Masukkan dalam air mendidih, biarkan mengapung angkat. Masukkan dalam kuah jahe.
  5. Lakukan hingga semua adonan habis.
Kuah Jahe:
1 liter            air
200 gr        gula pasir
7 lembar           daun jeruk purut
100 gr        jahe emprit, pukul-pukul
1 btg          kayu manis
Cara membuat:
  • Masak semua bahan hingga mendidih dan gula larut. Biarkan mendidih selama 10 menit lagi supaya aroma jahe dan kayu manis keluar. Angkat, dinginkan.

Resep Wedang Ronde di atas sudah dimuat dalam buku terbaru "60 Resep Dessert dan Minuman Anti Gagal", yang mana aku jadi salah satu food stylist dalam pemotretan resep - resepnyanya. Hehhehee..citcuwiit prikitieeww.


Sebelumnya aku menikmati Wedang Ronde ini hanya dengan membeli. Semula aku tahunya kuahnya hanya dengan merebus air gula dengan jahe saja. Ternyata ada tambahan 'pewangi' lain yakni Daun Jeruk Purut dan kayumanis. Beneran, wanginya enaaaak. sebaiknya memang jahe yang digunakan adalah jahe emprit, supaya aroma dan rasa pedas yang didapat betul - betul mantab!

Kebayang kan menyeruput Wedang Ronde ini sambil ngumpul bareng warga sekomplek di malam Tasyakuran 17-an. Sruupuutt...aaahhh....





Related Posts with Thumbnails