Rabu, 16 Maret 2011

Gemblong

Sebenernya  hanya iseng saja, kebetulan ada banyak sisa gula hasil gagal uji coba membuat spun sugar, bingung mau diapain, akhirnya terpikirlah membuat Gemblong. Lihat postingnya mbak Wati  di milis NCC tentang gemblong ketan hitam, jadi pengen buat. Tapi karena stock yang ada hanya tepung ketan putih, jadi yang dibuat Gemblong biasa saja.


Resepnya copy paste dari blognya mbak Wati:
http://wati-cookery.blogspot.com/2011/02/gemblong-ketan-hitam.html


Gemblong Ketan Hitam
Sumber: Seri Masak Femina Primarasa "Penganan Tepung Beras & Ketan"

Bahan:
100 ml santan, dari 1/2 butir kelapa ----- sy pake santan instan & jumlahnya sy tambah 30 ml lagi
1/2 sdt garam
150 gr tepung ketan hitam ---------> ditiadakan, aku pakai tepung ketan putih semua
150 gr tepung ketan putih
300 gr kelapa agak muda, parut
minyak untuk menggoreng

Lapisan:
150 gr gula pasir
3 sdm air
1/8 sdt garam

Cara Membuat:
  1. Masak santan dangaram diatas api sedang sambil diaduk hingga hangat (tidak perlu mendidih). Angkat.
  2. Campur tepung ketan hitam, tepung ketan putih, kelapa dan garam hingga rata. Tuangi santan hangat sedikit demi sedikit, sambil diuleni hingga adonan kalis dan dapat dibentuk.
  3. Bagi adonan menjadi 25 bagian sama banyak. Bentuk setiap bagian bulat lonjong. Lakukan hingga bahan habis.
  4. Panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan di atas api sedang hingga hangat. Masukkan beberapa buah gemblong, goreng sambil sesekali diaduk hingga mengapung. Besarkan api, lanjutkan menggoreng hingga gemblong matang, angkat dan tiriskan.
  5. Lapisan: masak gula, air dan garam dalam wajan di atas api sedang hingga kental dan berserabut. Kecilkan api, masukkan gemblong goreng, aduk cepat hingga seluruh permukaan gemblong terlapisi gula. Angkat dan sajikan.
Catatan:
  • di resep, jumlah cairan santannya 100 ml. tapi waktu saya coba, ternyata adonan belum bs dipulung. makanya saya tambahkan lagi cairan santannya 30 ml. jadi total santannya 130 ml.
  • bikin lapisan gulanya agak tricky. kalo terlalu kental, gemblong jadi susah tersalut gula dengan rata. jadi gunakan api sedang saja saat mencairkan gula & air. jangan terlalu besar apinya, agar gula tidak keburu menjadi karamel dan masih cukup encer membalut gemblong.


Rasa gemblong ini sangat legit, adikku si Tanti saja yang awalnya mengejek "emang mau jualan di lampu merah, pake bikin gemblong segala", akhirnya malah ketagihan, makan tidak cukup satu. Nah lho...hihihihii.



Thanks to Mbak wati, sudah share resepnya..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails